Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
15/02/2026
CITILIVE

Kota Jambi–Kota Malang Jalin Kerja Sama Strategis, Fokus PAD, Digitalisasi Pajak, dan Pariwisata

rifamahmudah
  • Januari 12, 2026
  • 3 min read
Kota Jambi–Kota Malang Jalin Kerja Sama Strategis, Fokus PAD, Digitalisasi Pajak, dan Pariwisata

CITILIVE,MALANG – Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Kota Malang resmi menandatangani Kesepakatan Bersama (KSB) untuk memperkuat kerja sama strategis antardaerah, khususnya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), digitalisasi sistem perpajakan, pengembangan pariwisata, dan ekonomi kreatif. Penandatanganan berlangsung di Balai Kota Malang, Senin (—/1/2026).

Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. dan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, disaksikan jajaran perangkat daerah dari kedua pemerintah kota.

Wali Kota Jambi Maulana menegaskan, kerja sama ini bukan bersifat seremonial, melainkan langkah konkret untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah di tengah menurunnya transfer dana dari pemerintah pusat.

“Kami datang ke Malang untuk belajar langsung. Kota Malang sudah terbukti berhasil meningkatkan PAD, terutama melalui digitalisasi pajak dan pendataan sektor kuliner serta perhotelan secara real time,” ujar Maulana.

Ia mengungkapkan, PAD Kota Jambi saat ini berada di kisaran Rp800 miliar, sementara Kota Malang telah melampaui Rp1 triliun. Ke depan, Pemkot Jambi menargetkan peningkatan PAD secara signifikan melalui adopsi sistem dan tata kelola yang telah diterapkan di Kota Malang.

Sebagai Ketua Komisariat Wilayah II APEKSI, Maulana menyebut penguatan PAD menjadi agenda utama kepala daerah, khususnya di wilayah Sumatera bagian selatan. Kota Malang disebut sebagai salah satu best practice nasional dalam pengelolaan pendapatan daerah.

“Kami berharap ada pendampingan sistem, transfer pengetahuan, serta peningkatan kapasitas SDM, khususnya bagi Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Jambi,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Malang untuk berbagi inovasi dan pengalaman pembangunan.

“Kota Malang terbuka untuk kolaborasi. Prinsipnya saling belajar dan saling menguatkan, terutama dalam pengelolaan PAD, pariwisata, dan ekonomi kreatif,” kata Wahyu.

Baca Juga:  Cuaca Kota Malang Hari Ini Rabu 4 Februari 2026 Didominasi Hujan Ringan

Ia menjelaskan, keberhasilan Kota Malang dalam mendorong PAD tidak lepas dari penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Program Seribu Event disebut menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah karena mampu menciptakan efek berganda bagi sektor perhotelan, kuliner, UMKM, dan jasa.

“Pariwisata kami dorong bukan hanya sebagai destinasi, tetapi sebagai pengungkit ekonomi. Dampaknya langsung terasa pada okupansi hotel, pelaku UMKM, dan pendapatan daerah,” jelasnya.

Kerja sama Kota Jambi–Kota Malang ini mencakup pertukaran data, penguatan sistem digital perpajakan, pengembangan pariwisata berbasis event, serta peningkatan kapasitas aparatur sipil negara di masing-masing daerah.

Menutup kegiatan, Wali Kota Jambi secara resmi mengundang Pemerintah Kota Malang untuk melakukan kunjungan balasan ke Kota Jambi guna melihat langsung potensi unggulan daerah, termasuk sektor pariwisata dan warisan budaya.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi model sinergi antarkota dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah serta menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. (Shin)