KH Abdul Matin Djawahir Pimpin Salat Malam Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana
MALANG, CITILIVE – Rangkaian Mujahadah Kubro Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (8/2/2026) dini hari, diisi dengan pelaksanaan salat malam dan salat hajat yang dipimpin Wakil Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Matin Djawahir.
Ribuan jemaah yang hadir mengikuti rangkaian ibadah tersebut dengan khidmat. Sebelum mengimami salat, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Bejagung, Tuban, itu menyampaikan tausiyah singkat mengenai keutamaan salat malam dan salat hajat sebagai sarana bermunajat serta memohon kebaikan bagi pribadi, jam’iyah, dan masa depan umat.
Pada kesempatan tersebut, KH Abdul Matin juga menyampaikan ijazah Shalawat Badawi Kubro kepada para jemaah. Ia menegaskan bahwa tradisi ijazahan merupakan bagian yang lazim dalam setiap pelaksanaan mujahadah di lingkungan Nahdlatul Ulama sebagai bentuk kesinambungan amalan dan sanad keilmuan.
“Sebagaimana lazimnya setiap mujahadah, ada ijazahan. Dan sesuai kesepakatan para masyayikh, saya ditugaskan untuk menyampaikan ijazah ini,” ujar KH Abdul Matin di hadapan jemaah.
Ia menjelaskan, Shalawat Badawi Kubro yang diijazahkan merupakan amalan yang telah dikenal luas di kalangan warga Nahdliyin dan memiliki sanad keilmuan yang jelas.
KH Abdul Matin menambahkan, sanad Shalawat Badawi Kubro yang diterimanya bersambung langsung dari salah satu santri Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama. Pernyataan tersebut disambut khidmat oleh jemaah yang mengikuti Mujahadah Kubro.
Penyampaian ijazah shalawat dalam momentum Harlah 1 Abad NU ini menjadi bagian dari rangkaian penguatan spiritual sekaligus penegasan komitmen Nahdlatul Ulama dalam menjaga tradisi keilmuan, nilai keislaman, dan khidmat kepada umat dalam memasuki abad kedua perjalanan organisasi. (al)
