Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
25/02/2026
CITILIVE

Kemenkes Deteksi 62 Kasus Influenza Subclade K di Indonesia, Menkes Imbau Masyarakat Tetap Waspada

rifamahmudah
  • Januari 3, 2026
  • 2 min read
Kemenkes Deteksi 62 Kasus Influenza Subclade K di Indonesia, Menkes Imbau Masyarakat Tetap Waspada

CITILIVE — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melaporkan telah mendeteksi 62 kasus positif influenza varian subclade K atau yang belakangan dikenal sebagai super flu di Indonesia. Data tersebut dihimpun hingga Desember 2025 berdasarkan hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS).

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa penularan influenza, termasuk varian subclade K, terjadi melalui udara. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menerapkan langkah pencegahan sederhana, salah satunya dengan menggunakan masker, terutama bagi individu yang sedang mengalami gejala sakit.

“Kalau kita merasa ada yang batuk-batuk atau demam, ya paling aman pakai masker, terutama di tempat umum,” ujar Budi Gunadi Sadikin kepada wartawan di Tanjung Priok, Jumat (2/1/2026).

Meski demikian, Menkes meminta masyarakat tidak panik secara berlebihan. Ia menegaskan bahwa influenza, termasuk subclade K, bukan penyakit mematikan seperti COVID-19, tuberkulosis (TBC), atau penyakit menular berat lainnya.

“Yang lebih penting, kalau sistem imun kita bagus, tubuh bisa melawan sendiri. Tubuh kita ini luar biasa, sudah punya sistem pertahanan untuk menghadapi virus,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat, seperti konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, dan rutin berolahraga.

“Yang paling penting itu makan cukup, tidur cukup, dan olahraga cukup supaya sistem imun kita bagus. Kalau kena flu, bisa dilawan dan tidak mematikan seperti COVID atau TBC,” tambahnya.

Lebih lanjut, Menkes menjelaskan bahwa subclade K merupakan bagian dari virus influenza tipe A dengan subtipe H3N2, yang telah lama dikenal dalam dunia medis. Varian tersebut dinilai serupa dengan kemunculan berbagai varian pada virus COVID-19 selama masa pandemi.

Baca Juga:  Menanamkan Budaya Olahraga Sejak Dini: Kunci Kesuksesan Prestasi Olahraga di Kalangan Pelajar Malang

“Ini seperti dulu ada Omicron, Delta. Sekarang virusnya H3N2, sama saja prinsipnya,” jelas Budi. Ia menambahkan, virus influenza H3N2 cenderung mengalami peningkatan kasus di negara-negara empat musim, khususnya saat musim dingin. Sementara di Indonesia, lonjakan kasus influenza relatif tidak signifikan.

“Di negara empat musim, setiap tahun memang naik, makanya mereka rutin vaksin influenza. Di Indonesia tidak terlalu tinggi,” ujarnya. Kemenkes memastikan akan terus memantau perkembangan penyebaran influenza subclade K serta memperkuat sistem surveilans guna mencegah peningkatan kasus yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. (Shin)

1 Comment

  • Looking for the Jili77 app? This site makes it super easy to download for free. Jili77appdownloadfree is a great way to download it for easy use. No sketchy stuff, just a straightforward download. Here’s the link: jili77appdownloadfree

Comments are closed.