Kelenteng Eng An Kiong Malang Sambut Imlek dengan 3.000 Porsi Lontong untuk Cap Go Meh
CITILIVE – Kelenteng Eng An Kiong di Kota Malang, Jawa Timur, siap meriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2576 dengan berbagai kegiatan. Dari pembersihan patung hingga perayaan Cap Go Meh, acara akan berlangsung meriah di kelenteng yang telah berdiri selama dua abad ini.
Ketua Yayasan Kelenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan patung akan dilakukan pada 23-24 Januari 2025. Tradisi ini mencakup pembersihan puluhan patung yang ada di kelenteng, di mana patung-patung kecil akan dimandikan dengan air bunga seperti mawar dan melati, sementara patung besar hanya dilap. “Kami juga mengganti baju patung-patung itu sebagai bagian dari ritualnya,” ujar Rudi, Senin (20/1/2025).
Tradisi Imlek dan Cap Go Meh
Pada 28 Januari 2025, umat kelenteng akan melaksanakan tradisi melekan atau begadang sepanjang malam untuk memanjatkan doa memohon rezeki melimpah. Pada hari Imlek, 29 Januari 2025, umat akan melakukan sembahyang di kelenteng, yang diperkirakan akan menarik banyak pengunjung dari dalam maupun luar Kota Malang.
“Karena liburan panjang, banyak yang datang dari luar kota untuk sembahyang dan berwisata. Untuk sembahyang bersama pengurus kelenteng, biasanya dilaksanakan pukul 11 pagi,” tambah Rudi.
Selain itu, kegiatan tradisional Wayang Potehi akan diadakan pada 8-9 Februari 2025, menambah kemeriahan rangkaian acara di kelenteng.
3.000 Porsi Lontong untuk Cap Go Meh
Dilansir dari Kompas, puncak acara Cap Go Meh pada 12 Februari 2025 akan dirayakan dengan makan bersama masyarakat sekitar. Panitia kelenteng telah menyiapkan 3.000 porsi lontong sebagai sajian utama. “Kami mengundang masyarakat untuk makan bersama di sini. Semoga ini menjadi bentuk kebersamaan dan kepedulian,” ucap Rudi.
Tahun ini, perayaan Imlek bertepatan dengan shio ular yang melambangkan kecerdikan dan kerja keras. Rudi berharap perayaan ini membawa keberkahan, kesehatan, dan rezeki melimpah bagi masyarakat. “Semoga kita semua sehat, banyak rezeki, dan bersama-sama menciptakan negara yang ramah, maju, serta sejahtera,” katanya.
Perayaan Imlek di Kelenteng Eng An Kiong diharapkan menjadi momen yang mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus melestarikan tradisi budaya Tionghoa yang telah berlangsung selama ratusan tahun.
