Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
31/12/2025
CITILIVE

Kecelakaan di Area Bromo: Mobil Masuk Jurang, 2 Penumpang Tewas

rifamahmudah
  • Desember 16, 2025
  • 4 min read
Kecelakaan di Area Bromo: Mobil Masuk Jurang, 2 Penumpang Tewas


CITILIVE – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di kawasan wisata Gunung Bromo, tepatnya di Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Sebuah kendaraan yang membawa rombongan wisatawan dilaporkan terjun ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 100 meter. Insiden memilukan tersebut mengakibatkan dua orang penumpang meninggal dunia, sementara empat orang lainnya, termasuk sopir kendaraan, mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini merupakan mobil jenis SUV Toyota Fortuner berwarna hitam dengan nomor polisi B 258 ATK. Mobil tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial ED (54), warga asal Kota Bandung. Peristiwa kecelakaan terjadi pada siang hari sekitar pukul 14.30 WIB, ketika kendaraan melintas di jalur rawan kecelakaan yang dikenal dengan nama Tanjakan Wedi Ireng. Lokasi tersebut berada di kawasan Dusun Jarak Ijo, yang selama ini dikenal memiliki medan jalan ekstrem dengan kombinasi tanjakan dan turunan curam.

Saat kejadian berlangsung, mobil membawa enam orang penumpang. Berdasarkan kondisi kendaraan setelah kejadian, terlihat bahwa mobil mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian bodi sisi kiri. Kendaraan tersebut diketahui terjatuh dari jalur atas dan meluncur ke bawah hingga menempuh jarak sekitar 100 meter sebelum akhirnya berhenti di jalur lain yang mengarah ke Dusun Jarak Ijo. Benturan keras akibat jatuh ke jurang menyebabkan kerusakan parah dan menimbulkan korban jiwa.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, menjelaskan bahwa mobil tersebut sebelumnya melaju dari arah kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan hendak keluar menuju wilayah Kabupaten Malang. Namun, saat melintasi jalur menurun di kawasan Tanjakan Wedi Ireng, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Baca Juga:  Dispendukcapil Kota Malang Gencar Rekam KTP-e untuk Pemilih Pemula di Pilkada 2024

Menurut keterangan kepolisian, kendaraan diduga mengalami rem blong ketika berada di jalan menurun. Dalam kondisi darurat tersebut, pengemudi berusaha menghindari hal yang lebih buruk dengan membanting setir ke arah kanan. Sayangnya, upaya tersebut justru membuat kendaraan kehilangan kendali dan akhirnya terperosok keluar jalur hingga jatuh ke jurang di sisi jalan.

Akibat kejadian tersebut, satu penumpang berinisial ASI (70), warga Jalan Ikan Tengiri, Kota Malang, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban lainnya, yang juga merupakan penumpang dan berinisial ASA (70), diketahui masih memiliki hubungan saudara kandung dengan korban pertama. ASA sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

AKP Muhammad Alif menegaskan bahwa kedua korban meninggal dunia merupakan penumpang kendaraan. Satu korban meninggal di tempat kejadian perkara, sedangkan korban lainnya meninggal dunia saat dalam penanganan medis di rumah sakit. Sementara itu, pengemudi dan tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang berbeda-beda dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.

Para korban luka segera dievakuasi dan dirujuk ke RS Sumber Sentosa, Tumpang, untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Di sisi lain, petugas kepolisian dari Satlantas Polres Malang langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. Sejumlah langkah prosedural dilakukan, mulai dari pengamanan lokasi, evakuasi kendaraan, hingga pengumpulan barang bukti.

Pihak kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh, memeriksa sejumlah saksi, serta meminta visum terhadap para korban. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk mendalami faktor teknis kendaraan dan kondisi jalan saat peristiwa terjadi.

Baca Juga:  Target 8 Emas, Kick Boxing Kota Malang Siap Unjuk Gigi di Porprov 2025

AKP Muhammad Alif menambahkan bahwa pihaknya akan menelusuri secara mendalam apakah kecelakaan ini murni disebabkan oleh faktor teknis kendaraan, seperti kegagalan sistem pengereman, atau terdapat faktor lain yang turut berkontribusi. Hasil penyelidikan tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk penanganan lanjutan.

Di akhir keterangannya, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para wisatawan yang melintasi jalur wisata Gunung Bromo, agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Jalur pegunungan di kawasan tersebut dikenal memiliki medan ekstrem, dengan tanjakan dan turunan tajam yang berisiko tinggi, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.

Selain itu, kabut tebal yang kerap muncul di kawasan Bromo juga dapat mengurangi jarak pandang pengemudi, sehingga meningkatkan potensi kecelakaan. Oleh karena itu, pengemudi diingatkan untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan, terutama pada sistem pengereman, serta menghindari kecepatan tinggi saat melintas di jalur pegunungan.

Imbauan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian para pengendara, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di jalur wisata Gunung Bromo yang kerap dipadati wisatawan dari berbagai daerah. (Shin)


1 Comment

  • Alright, BY88Casino, let’s be real. You got some serious jackpots! I dig the live casino games, feels like being in a real casino. Could use a few more promos aimed at regular players, but hey, can’t complain too much when you’re winning. Give it a whirl: by88casino

Comments are closed.