Jembatan Bailey Sonokembang Kota Malang Ditutup 14–17 Februari 2026, Ini Jalur Alternatifnya
CITILIVE – Akses lalu lintas di Jembatan Bailey Sonokembang, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, resmi ditutup total selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Februari 2026. Penutupan dilakukan untuk mendukung proses pembangunan jembatan permanen yang kini memasuki tahap pemasangan pondasi.
Penutupan sementara ini dilakukan agar pekerjaan konstruksi berjalan optimal dan aman, terutama saat mobilisasi alat berat di lokasi proyek. Selama masa penutupan, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintasi jembatan penghubung kawasan Pandanwangi tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tahapan teknis pembangunan jembatan permanen yang menggantikan jembatan lama yang ambruk pada Oktober 2025 lalu.
“Penutupan diperlukan agar proses pemasangan pondasi dan pekerjaan konstruksi tidak terganggu serta menjamin keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif
Dishub Kota Malang telah menyiapkan rekayasa lalu lintas selama penutupan berlangsung. Pengendara dari arah Jalan Simpang Sulfat Utara menuju Jalan LA Sucipto diarahkan melalui:
• Jalan Kapiworo menuju Jalan Industri Wendit Barat
• Jalan Sunandar Priyo Sudarmo
Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal guna mengantisipasi potensi kepadatan, khususnya di kawasan Jalan Sulfat dan sekitarnya.
Pembangunan Jembatan Permanen
Jembatan Bailey yang saat ini digunakan merupakan jembatan darurat pasca ambruknya Jembatan Sonokembang pada Oktober 2025. Pemerintah Kota Malang kini tengah mempercepat pembangunan jembatan permanen dengan struktur yang lebih kuat dan lebar, serta dilengkapi fasilitas trotoar bagi pejalan kaki.
Proyek infrastruktur ini menjadi salah satu prioritas Pemkot Malang untuk memulihkan konektivitas dan memperlancar mobilitas warga di wilayah Blimbing dan sekitarnya. Dishub mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan selama masa penutupan berlangsung. (Shin)
