Jelang Lebaran 2026, Jasa Tukar Uang Pinggir Jalan di Kota Malang Diserbu Warga
MALANG, CITILIVE — Jasa penukaran uang pecahan baru kembali menjamur di sejumlah titik pinggir jalan di Kota Malang menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Lapak-lapak musiman tersebut ramai diserbu warga yang ingin menyiapkan uang baru untuk kebutuhan Lebaran.
Pantauan di kawasan sekitar Alun-Alun Kota Malang, sejumlah penjual menawarkan paket pecahan Rp2.000 hingga Rp20.000 dengan tarif jasa tertentu. Aktivitas transaksi berlangsung hampir sepanjang hari, terutama pada sore hingga malam.
Tingginya minat masyarakat membuat jasa ini kembali menjadi peluang usaha musiman yang menjanjikan setiap Ramadan.
Salah satu pelaku usaha, Rohman (49), mengaku telah membuka jasa penukaran uang sejak 2010. Setiap Ramadan, ia rutin membuka lapak di kawasan pusat kota.
“Tahun pertama coba buka di depan alun-alun, ternyata ramai dan berlanjut sampai sekarang,” ujarnya.
Menurut Rohman, faktor utama dalam usaha ini adalah menjaga kepercayaan pelanggan. Ia selalu mempersilakan pembeli menghitung uang secara langsung untuk memastikan jumlah sesuai.
Cuaca Kota Malang Hari Ini Didominasi Hujan Ringan
“Silakan dihitung di tempat supaya tidak ada salah paham,” katanya.
Selain persoalan kepercayaan, penjual juga menghadapi risiko penertiban karena berjualan di ruang publik. Beberapa kali ia harus menutup sementara lapak saat ada pengawasan petugas.
Fenomena jasa tukar uang musiman hampir selalu muncul setiap menjelang Lebaran di Kota Malang. Tingginya kebutuhan uang pecahan baru untuk tradisi berbagi atau pemberian kepada anak-anak membuat layanan ini tetap diminati, meski masyarakat juga bisa menukarkan uang melalui layanan resmi perbankan.
Dengan meningkatnya mobilitas warga menjelang Lebaran, jasa penukaran uang pinggir jalan diprediksi akan semakin ramai dalam beberapa pekan ke depan.
