Imbas Harlah 1 Abad NU, 4 Titik Henti Trans Jatim di Malang Dinonaktifkan Sementara
CITILIVE – Layanan Bus Trans Jatim Koridor Malang mengalami penyesuaian sementara selama pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada 7–8 Februari 2026.
Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menonaktifkan empat titik henti Trans Jatim yang berada di kawasan rawan kepadatan lalu lintas guna mendukung kelancaran mobilisasi jemaah dan pengamanan kegiatan berskala besar tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menyampaikan, kebijakan ini merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas terpadu untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di pusat Kota Malang selama puncak Harlah 1 Abad NU.
“Penyesuaian dilakukan demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan Mujahadah Kubro,” ujarnya.
Empat titik henti Bus Trans Jatim yang dinonaktifkan sementara meliputi:
• Shelter Kayutangan
• Shelter Kawi
• Shelter Rambu Ijen
• Satu titik henti lain di kawasan Ijen
Selama masa penonaktifan, armada Trans Jatim tetap beroperasi, namun tidak melayani naik-turun penumpang di titik-titik tersebut. Layanan akan kembali normal setelah seluruh rangkaian kegiatan Harlah 1 Abad NU selesai.
Dishub mengimbau masyarakat pengguna Trans Jatim untuk menyesuaikan rute perjalanan, memanfaatkan halte terdekat yang masih aktif, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah.
Penyesuaian layanan transportasi publik ini sejalan dengan sejumlah kebijakan rekayasa lalu lintas lain yang diterapkan Pemkot Malang, termasuk pengaturan zona parkir, drop zone jemaah, dan pembagian jalur kendaraan selama Mujahadah Kubro yang diperkirakan dihadiri lebih dari 100 ribu jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur. (Shin)
