HUT ke-81 RI, Unisma Dorong Penguatan Tri Dharma dan Target World Class University
SMARTLIVE — Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Junaidi dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan Unisma, Jalan Mayjen Haryono No. 193, Kota Malang, Senin (17/8/2026).
Junaidi mengatakan kemerdekaan Indonesia yang telah memasuki usia 81 tahun merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan yang mengorbankan tenaga, pikiran, harta hingga nyawa.
“Para pejuang dan pahlawan bangsa telah mempertaruhkan tetesan darah, nyawa, tenaga, pikiran, bahkan harta benda demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Junaidi.
Menurutnya, penghormatan terhadap jasa para pahlawan tidak cukup dilakukan melalui seremoni. Generasi saat ini memiliki tanggung jawab mengisi kemerdekaan melalui karya dan kontribusi sesuai bidang masing-masing.

Junaidi menegaskan, bagi perguruan tinggi, salah satu bentuk konkret mengisi kemerdekaan adalah memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia mendorong sivitas akademika Unisma meningkatkan kerja keras, profesionalisme, disiplin, serta kualitas kinerja dalam menjalankan ketiga tugas tersebut.
“Semangat mengisi kemerdekaan tersebut kita wujudkan dengan semakin meningkatkan kerja keras, profesionalisme, dan kinerja dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” katanya.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia sekaligus menghasilkan ilmu pengetahuan dan inovasi yang dapat menjawab persoalan masyarakat.
Karena itu, Unisma tidak hanya dituntut meningkatkan capaian akademik, tetapi juga memastikan ilmu dan inovasi yang dikembangkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam momentum kemerdekaan tersebut, Junaidi juga kembali menegaskan target Unisma menuju World Class University.
Ia menyebut target tersebut menjadi bagian dari milestone pengembangan Unisma dan membutuhkan kerja bersama seluruh elemen kampus.
“Melalui milestone pengembangan Universitas Islam Malang, kita telah bersepakat dan bertekad untuk membawa Unisma terbang melesat menuju World Class University,” tegasnya.
Menurut Junaidi, target menjadi perguruan tinggi berkelas dunia membutuhkan penguatan institusi secara berkelanjutan, termasuk peningkatan kualitas akademik, riset, inovasi serta jejaring kerja sama internasional.
Ia menekankan pencapaian tersebut tidak dapat dilakukan hanya oleh pimpinan universitas. Dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan seluruh sivitas akademika memiliki peran dalam membangun reputasi Unisma di tingkat global.

Junaidi mengajak keluarga besar Unisma menjadikan HUT ke-81 RI sebagai momentum memperkuat persatuan sekaligus meningkatkan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat dan bangsa.
“Mari kita rawat persatuan, kita jaga kedaulatan, kita hadirkan kemanfaatan bagi masyarakat, dan bersama-sama kita wujudkan Indonesia yang semakin sejahtera dan maju,” ujarnya.
Ia berharap semangat kemerdekaan dapat menjadi energi bagi sivitas akademika Unisma untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat penelitian dan memperluas pengabdian kepada masyarakat.
Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 RI di Unisma tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempertegas arah kampus dalam memperkuat Tri Dharma sekaligus mengejar posisi sebagai World Class University.
