DPRD Kota Malang Wanti-Wanti Penimbunan Bahan Pokok Jelang Idulfitri 2026
CITILIVE – DPRD Kota Malang mengingatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Langkah ini dinilai penting guna mengantisipasi praktik penimbunan yang berpotensi memicu lonjakan harga di pasaran.
Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Eddy Widjanarko, mengatakan bahwa secara umum ketersediaan bahan pokok di Kota Malang masih dalam kondisi aman. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga dinilai aktif melakukan pemantauan serta menggelar operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga.
“Situasi di Kota Malang sejauh ini cukup baik. Kepala daerah bersama dinas terkait juga turun langsung ke lapangan dan melakukan operasi pasar murah untuk menjaga harga tetap stabil,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Meski demikian, Eddy menilai pengawasan harus tetap diperkuat, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah inspeksi mendadak (sidak) ke gudang distributor maupun tempat penyimpanan bahan pokok.
Menurutnya, sidak tersebut penting untuk memastikan tidak ada pihak yang menimbun barang demi memanfaatkan lonjakan permintaan menjelang Idulfitri.
“Pengawasan harus diperketat. Sidak ke gudang distributor maupun gudang penyimpanan bahan pokok perlu dilakukan agar tidak ada praktik penimbunan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan tersebut juga perlu melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian dan satuan tugas terkait agar pengendalian distribusi bahan pokok bisa berjalan optimal.
Selain untuk memastikan ketersediaan stok, operasi pasar juga dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga serta menekan potensi inflasi daerah. Dengan operasi pasar yang konsisten, ruang bagi spekulan untuk memainkan harga dapat diminimalisir.
Di sisi lain, beberapa komoditas bahan pokok mulai menunjukkan tren kenaikan harga di pasar. Komoditas seperti cabai dan daging ayam menjadi perhatian karena mengalami peningkatan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Karena itu, DPRD Kota Malang mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya mengandalkan operasi pasar sebagai kegiatan insidental, tetapi juga memperkuat sistem pemantauan distribusi bahan pokok dari hulu hingga hilir.
Transparansi data stok, pengawasan gudang distribusi, serta koordinasi lintas instansi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran.
Eddy menegaskan, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok harus menjadi prioritas agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.
“Kami berharap pengawasan distribusi bahan pokok terus diperkuat agar tidak ada praktik penimbunan yang merugikan masyarakat,” pungkasnya. (Shin)
