Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
23/01/2026
CITILIVE

Disporapar Kota Malang: Dedikasi Legenda Arema Kuncoro Harus Jadi Teladan Pemain Muda

rifamahmudah
  • Januari 22, 2026
  • 2 min read
Disporapar Kota Malang: Dedikasi Legenda Arema Kuncoro Harus Jadi Teladan Pemain Muda

CITILIVE – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang menegaskan bahwa semangat dan dedikasi almarhum Kuncoro, legenda sepak bola Arema, harus menjadi teladan bagi pemain muda dan junior di Kota Malang.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, Kamis (22/1/2026), sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian Kuncoro terhadap dunia sepak bola, khususnya di Kota Malang.

Baihaqi menyebut Kuncoro bukan sekadar mantan pemain profesional, melainkan figur panutan yang perjalanan kariernya tumbuh dan berakhir bersama Arema. Loyalitas dan konsistensinya dalam membela klub menjadi nilai penting yang patut diwarisi generasi pesepak bola muda.

“Kuncoro adalah legenda sepak bola Kota Malang. Beliau besar di Arema, mengawali karier di Arema, dan mendedikasikan hidupnya untuk sepak bola. Semangat dan dedikasi beliau harus menjadi teladan bagi pemain-pemain junior,” ujar Baihaqi.

Menurutnya, warisan utama yang ditinggalkan Kuncoro tidak hanya berupa prestasi di lapangan, tetapi juga nilai perjuangan, disiplin, mental juara, serta kecintaan terhadap sepak bola. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk membentuk karakter atlet muda di tengah persaingan sepak bola modern.

Baihaqi berharap para pemain usia dini dan junior di Kota Malang dapat menjadikan sosok Kuncoro sebagai inspirasi untuk terus berlatih secara konsisten, meningkatkan kemampuan teknis, serta menjaga sikap dan etika sebagai atlet profesional.

“Kami berharap pemain muda di Kota Malang terus bersemangat, meningkatkan skill, dan memiliki karakter kuat. Dengan begitu, mereka bisa meneruskan perjuangan dan nilai-nilai yang telah ditunjukkan oleh almarhum Kuncoro,” tegasnya.

Disporapar Kota Malang, lanjut Baihaqi, berkomitmen memperkuat pembinaan olahraga melalui berbagai program kepemudaan, termasuk pengembangan sepak bola usia dini dan pembinaan atlet berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk melahirkan pesepak bola yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas.

Baca Juga:  Idul Adha 1445 H, Pemkot Batu Pastikan Hewan Kurban Aman Dikonsumsi

Kuncoro dikenal luas sebagai salah satu ikon dan legenda Arema yang memiliki loyalitas tinggi terhadap klub. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi insan sepak bola Malang, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya dedikasi dan konsistensi dalam dunia olahraga. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *