Dishub Kota Malang Siapkan 5 Rute Mudik Gratis Lebaran 2026, Kuota Terbatas
CITILIVE,MALANG – Dinas Perhubungan Kota Malang (Dishub) resmi menyiapkan lima rute program mudik gratis Lebaran 2026 bagi warga Kota Malang. Program tersebut diumumkan dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang digelar di Gedung Mini Block Office Lantai 4 Balai Kota Malang, Selasa (3/3/2026).
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaya Saleh Putra, mengatakan rute mudik gratis tahun ini difokuskan pada sejumlah kota tujuan favorit masyarakat di wilayah Jawa Timur. Penentuan rute dilakukan berdasarkan evaluasi kebutuhan dan permintaan pemudik pada tahun-tahun sebelumnya.
“Rute yang kami siapkan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan tujuan mudik yang paling banyak diminati,” ujar Widjaya.
Untuk mendukung kelancaran program, Dishub menggandeng sejumlah perusahaan otobus (PO) yang telah berpengalaman melayani angkutan antarkota. Setiap armada bus memiliki kapasitas antara 40 hingga 50 penumpang.
Lima Rute Resmi Mudik Gratis 2026

Adapun rincian rute yang disiapkan Dishub Kota Malang sebagai berikut:
1. Malang – Blitar – Tulungagung – Trenggalek – Ponorogo
Dilayani PO Bagong dengan kapasitas sekitar 50 penumpang.
2. Malang – Bangkalan (via Jembatan Suramadu)
Dilayani PO Bagong dengan kapasitas sekitar 50 penumpang.
3. Malang – Lamongan – Bojonegoro
Dilayani PO Medali Mas dengan kapasitas sekitar 50 penumpang.
4. Malang – Bangkalan (armada tambahan)
Dilayani PO Pelita Mas dengan kapasitas sekitar 50 penumpang.
5. Malang – Blitar – Kediri – Jombang – Nganjuk – Madiun – Ngawi
Dilayani PO Juragan 99 dengan kapasitas sekitar 40 penumpang.
Widjaya menjelaskan, total kapasitas kursi yang tersedia tahun ini lebih terbatas dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Namun demikian, Dishub memastikan kualitas layanan dan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
Armada Dipastikan Laik Jalan
Dishub Kota Malang memastikan seluruh kendaraan yang digunakan dalam program mudik gratis telah melalui proses pengecekan kelaikan jalan (ramp check). Pemeriksaan meliputi kondisi teknis kendaraan, sistem pengereman, kelengkapan administrasi, hingga kesiapan pengemudi.
Langkah ini dilakukan guna menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik selama perjalanan menuju kampung halaman.
“Kami pastikan armada yang beroperasi sudah melalui pengecekan kelaikan jalan. Keselamatan pemudik menjadi prioritas utama,” tegas Widjaya.
Selain itu, Dishub juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung kelancaran arus mudik, termasuk pengaturan lalu lintas dan titik keberangkatan.
Kuota Terbatas, Warga Diminta Segera Mendaftar
Meski program mudik gratis tetap digelar pada Lebaran 2026, Widjaya mengakui kuota tahun ini tidak sebanyak tahun lalu. Oleh karena itu, masyarakat yang berminat diminta segera mendaftar saat pendaftaran resmi dibuka.
Informasi terkait jadwal pendaftaran, syarat, serta teknis keberangkatan akan diumumkan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Malang.
“Kami harap masyarakat bisa memanfaatkan program ini dengan baik. Kuota terbatas, jadi nanti pendaftaran kami umumkan melalui kanal resmi pemerintah,” pungkasnya.
Program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya transportasi masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi selama arus mudik Lebaran 2026. (Shin)
