Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
11/03/2026
CITILIVE

Desainer Ungkap Makna Logo HUT ke-112 Kota Malang, Dari Sudut 14 Derajat hingga Air Mancur Alun-Alun

rifamahmudah
  • Maret 11, 2026
  • 2 min read
Desainer Ungkap Makna Logo HUT ke-112 Kota Malang, Dari Sudut 14 Derajat hingga Air Mancur Alun-Alun

CITILIVE,MALANG – Logo peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang yang diluncurkan Pemerintah Kota Malang tidak hanya menampilkan angka “112”, tetapi juga memuat filosofi perjalanan sejarah hingga perkembangan kota. Desain tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkot Malang bersama **Asosiasi Desainer Grafis Indonesia> (ADGI) yang digarap oleh tim desainer lokal.

Salah satu perancang logo, Reza Zulkarnaim, menjelaskan bahwa konsep desain logo terinspirasi dari tanggal lahir Kota Malang, yakni 1 April 1914. Dari tanggal tersebut, tim desainer menggunakan pendekatan sudut 14 derajat sebagai dasar konfigurasi bentuk angka pada logo.

“Filosofi logo ini diambil dari tanggal lahir Kota Malang, yaitu 1 bulan 4 tahun 1914. Dari situ kami menggunakan sudut 14 derajat sebagai dasar perancangan bentuk angka karena konfigurasinya cukup harmonis,” ujar Reza, Selasa (11/3/2026).

Menurutnya, bagian dasar logo dirancang progresif untuk menggambarkan perkembangan Kota Malang dari waktu ke waktu. Elemen tersebut menjadi simbol semangat kemajuan kota yang terus bergerak menuju masa depan.

Selain itu, desain logo juga terinspirasi dari bentuk amfiteater di Alun-Alun Merdeka Malang, salah satu ruang publik ikonik di pusat kota. Bentuk tersebut diinterpretasikan dalam visual menyerupai aliran air mancur setelah revitalisasi kawasan alun-alun.

“Secara keseluruhan bentuknya terinspirasi dari hasil revitalisasi Alun-Alun Merdeka, terutama bentuk air mancurnya. Kami ingin logo ini tidak hanya menggambarkan Malang secara umum, tetapi juga menampilkan progres pembangunan kota,” jelasnya.

Pada bagian tengah logo terdapat elemen penopang yang menggambarkan proses transisi. Bentuknya berubah dari garis tegak lurus menjadi sedikit melengkung, yang dimaknai sebagai simbol kemampuan Kota Malang untuk beradaptasi menghadapi berbagai tantangan zaman.

Dari sisi visual, tim desainer juga menggunakan teknik gradasi warna untuk menggambarkan perjalanan waktu Kota Malang dari masa lalu menuju masa depan. Gradasi tersebut menggabungkan unsur vernacular yang merepresentasikan karakter tradisional Malang dengan sentuhan retro-futuristik yang mencerminkan semangat modernitas.

Baca Juga:  Bonus Atlet dan Pelatih SEA Games Cair, Nominalnya Capai Ratusan Juta Rupiah

“Gradasi warna ini kami gunakan untuk menggabungkan dua karakter, yaitu vernacular yang mewakili masa lalu Kota Malang dan retro-futuristik yang mencerminkan masa depan,” tambahnya.

Logo tersebut juga dirancang dalam bentuk visual tiga dimensi agar terlihat lebih segar dan modern dibandingkan desain logo peringatan sebelumnya.

Dalam proses perancangannya, Reza bekerja bersama tim desainer yang terdiri dari Zak Arya dan Ilham. Ketiganya mengembangkan konsep desain hingga akhirnya ditetapkan sebagai logo resmi peringatan HUT ke-112 Kota Malang.

Melalui logo tersebut, diharapkan masyarakat dapat melihat perjalanan panjang Kota Malang sekaligus memahami arah perkembangan kota yang terus bergerak menuju masa depan yang lebih maju. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *