Demo Komite GELAP Menguat, Kasus Andri Yunus Diminta Diusut Tanpa Kompromi
CITILIVE – Sejumlah elemen masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite GELAP (Gerakan 8 April) menggelar aksi solidaritas di depan Balai Kota Malang, Rabu (8/4/2026). Massa menuntut pengusutan tuntas kasus yang menimpa Andri Yunus.
Dalam aksi tersebut, peserta menyuarakan dukungan terhadap penegakan hukum yang transparan serta perlindungan hak asasi manusia. Mereka juga menyatakan solidaritas dengan kelompok masyarakat di daerah lain, termasuk aksi serupa di Jakarta yang bertepatan dengan agenda di Mahkamah Konstitusi.
Koordinator aksi, Muhammad Azhari Zidane, menyebut aksi ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap penanganan kasus yang dinilai harus diusut hingga tuntas.
“Aksi ini sebagai bentuk solidaritas dan tuntutan agar kasus Andri Yunus diusut secara menyeluruh,” ujarnya di lokasi aksi.
Massa aksi menyoroti dugaan keterlibatan aparat dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, mereka meminta agar proses hukum dilakukan secara terbuka untuk mengungkap fakta secara objektif.
Selain itu, massa juga mendesak agar penanganan perkara dilakukan melalui peradilan umum, bukan peradilan militer, guna menjamin transparansi dan akuntabilitas.
Aksi berlangsung dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat sipil, mulai dari mahasiswa, jaringan komunitas, hingga organisasi non-formal di Kota Malang.
Selama aksi berlangsung, massa menyampaikan orasi dan membentangkan sejumlah poster tuntutan. Mereka berharap proses hukum dapat berjalan secara adil serta memberikan kepastian bagi korban. (Al)
