Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
27/02/2026
CITILIVE

Capaian ORI Kota Malang Tembus 95,06 Persen, Dinkes Pastikan Tak Ada Kasus Baru

Shinta lubis
  • Februari 28, 2026
  • 2 min read
Capaian ORI Kota Malang Tembus 95,06 Persen, Dinkes Pastikan Tak Ada Kasus Baru

MALANG, CITILIVE — Pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) di Kota Malang mencapai hasil signifikan. Hingga pekan terakhir Februari, capaian imunisasi telah menembus 95,06 persen dari total sasaran.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, memastikan angka tersebut telah memenuhi target yang ditetapkan dalam program penanggulangan kejadian luar biasa (KLB).

“Capaiannya 95,06 persen, insyaallah sudah terpenuhi. Tim juga melakukan kunjungan rumah bagi sasaran yang tidak hadir,” ujar Husnul.

Menurutnya, ketidakhadiran sebagian anak pada pelaksanaan awal bukan disebabkan penolakan orang tua. Faktor psikologis akibat pengaruh teman sebaya disebut menjadi penyebab utama.

Dishub Siapkan Rekayasa Lantas di Alun-Alun Merdeka, PKL dan Parkir Jadi Sorotan

“Bukan karena orang tuanya menolak, tetapi ada pengaruh antar teman yang membuat sebagian anak takut datang karena khawatir suntikannya sakit,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinkes mengumpulkan para orang tua guna memberikan edukasi tentang pentingnya imunisasi. Hasilnya, partisipasi meningkat dan orang tua secara aktif membawa anaknya ke lokasi vaksinasi.

Fakultas Syariah UIN Malang Buka Pendaftaran Beasiswa Teladan 2026, Kuliah Gratis hingga 8 Semester

“Alhamdulillah, justru orang tuanya yang kemudian membawa langsung anak-anak ke tempat vaksinasi,” tambahnya.

Terkait isu munculnya tambahan kasus baru, Husnul menegaskan kabar tersebut tidak benar. Hingga saat ini, Dinkes memastikan tidak ada temuan kasus baru.

“Insyaallah tidak ada. Tidak ada kasus baru,” tegasnya.

Pelaksanaan ORI massal di Kota Malang dijadwalkan berlangsung hingga 28 Februari. Dinkes memastikan pemantauan tetap dilakukan untuk menjaga situasi tetap aman dan terkendali.

Dengan capaian di atas 95 persen, Dinkes optimistis kekebalan kelompok (herd immunity) dapat terbentuk secara optimal guna mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut. (Al)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *