BI Malang Buka Penukaran Uang Baru Ramadan–Lebaran 2026, Ini Jadwal, Lokasi, dan Tata Caranya
CITILIVE – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang resmi membuka layanan penukaran uang baru menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem PINTAR BI mulai Jumat (13/2/2026) pukul 14.00 WIB.
Layanan penukaran dibagi dalam dua skema, yakni kas keliling dan loket perbankan. Untuk periode pertama, jadwalnya sebagai berikut:
• Kas Keliling BI: 19–26 Februari 2026
• Loket Perbankan: 26–27 Februari 2026
Masyarakat wajib melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui laman resmi PINTAR BI. Penukaran hanya dapat dilakukan sesuai jadwal dan lokasi yang dipilih saat registrasi, tidak dapat diwakilkan, serta wajib membawa KTP asli dan bukti pemesanan.
Rincian Jadwal Penukaran Uang Baru
Wilayah Kota Malang
• 19 Februari 2026
Taman Merjosari
09.00–13.00 WIB
Jl. Mertojoyo, Kota Malang
• 25 Februari 2026
Sudimoro (SM Futsal)
09.00–13.00 WIB
Jl. Sudimoro, Mojolangu
• 26 Februari 2026
Velodrome Sawojajar (Town Forest)
09.00–13.00 WIB
Jl. Danau Jonge
Wilayah Kota Batu
• 23 Februari 2026
Parkiran KONI Kota Batu
10.00–14.00 WIB
Jl. Sultan Agung
Wilayah layanan BI Malang juga mencakup Probolinggo dan Pasuruan dengan jadwal yang disesuaikan pada sistem PINTAR BI.
Tata Cara Penukaran Uang Baru Lewat PINTAR BI
Agar proses berjalan lancar, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan masyarakat:
1. Akses situs resmi PINTAR BI melalui pintar.bi.go.id.
2. Pilih lokasi dan tanggal penukaran yang tersedia sesuai wilayah.
3. Isi data diri sesuai KTP dan tentukan nominal penukaran sesuai batas maksimal yang ditetapkan.
4. Simpan atau unduh bukti pemesanan setelah registrasi berhasil.
5. Datang sesuai jadwal dengan membawa KTP asli dan bukti pemesanan (digital/cetak).
6. Uang yang akan ditukarkan disusun rapi sesuai pecahan dan ketentuan yang berlaku.
BI mengimbau masyarakat tidak melakukan penukaran melalui pihak tidak resmi yang berpotensi mengenakan biaya tambahan. Sistem pemesanan daring diterapkan untuk mengatur antrean, memastikan pemerataan layanan, serta menghindari kerumunan.
Program ini menjadi bagian dari upaya BI menjaga ketersediaan uang layak edar selama Ramadan dan Idulfitri 2026, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat di Malang dan sekitarnya. (Shin)
