Hari ke-8 Ramadan: Imsak, Mengapa Ada Waktu Ini Sebelum Azan Subuh?
POPULER – Setiap Ramadan, umat Islam di Indonesia akrab dengan istilah imsak. Di jadwal puasa, waktu imsak biasanya tercantum sekitar 10 menit sebelum azan Subuh. Namun pertanyaannya, mengapa ada waktu imsak padahal belum masuk waktu Subuh?
Apakah imsak bagian dari syariat puasa? Atau sekadar tradisi?
Apa Itu Imsak?
Secara bahasa, imsak berasal dari bahasa Arab amsaka yang berarti “menahan”. Dalam konteks puasa, imsak berarti mulai menahan diri dari makan dan minum.
Namun secara fiqih, batas dimulainya puasa sebenarnya adalah masuknya waktu Subuh, bukan waktu imsak. Artinya, selama belum azan Subuh berkumandang dan belum terbit fajar shadiq, seseorang masih diperbolehkan makan dan minum.
Dalil Fiqih tentang Batas Waktu Puasa
Al-Qur’an dalam Surah Al-Baqarah ayat 187 menjelaskan bahwa makan dan minum diperbolehkan “hingga jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.”
Mayoritas ulama sepakat bahwa yang dimaksud adalah terbitnya fajar shadiq sebagai tanda masuk waktu Subuh. Dalam hadis juga disebutkan bahwa Rasulullah SAW masih memberi kesempatan sahabat untuk menyelesaikan makan sahur meskipun azan hampir dikumandangkan.
Jadi secara hukum, imsak bukanlah batas wajib berhenti makan, melainkan Subuh.
Lalu Mengapa Ada Waktu Imsak?
Waktu imsak muncul sebagai bentuk kehati-hatian (ihtiyath). Tujuannya adalah memberi jeda agar umat Islam tidak terlambat menghentikan sahur saat waktu Subuh benar-benar tiba.
Di masa lalu, belum ada jam digital atau pengeras suara masjid. Penentuan waktu hanya mengandalkan pengamatan fajar secara manual. Karena itu, dibuatlah jeda pengingat beberapa menit sebelum Subuh. Tradisi ini berkembang di berbagai negara Muslim, termasuk Indonesia.
Sejarah Imsak di Indonesia
Di Indonesia, jadwal imsak mulai populer seiring berkembangnya percetakan kalender Ramadan dan jadwal waktu salat yang disusun oleh lembaga keagamaan dan astronomi.
Lembaga seperti Kementerian Agama Republik Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika kini rutin merilis jadwal imsakiyah berdasarkan perhitungan hisab dan data astronomi.
Biasanya, waktu imsak ditetapkan sekitar 10 menit sebelum Subuh sebagai pengingat agar umat Islam menyudahi sahur.
Apakah Berdosa Jika Masih Makan Setelah Imsak?
Secara fiqih, tidak berdosa jika seseorang masih makan setelah waktu imsak selama belum masuk waktu Subuh.
Namun, jika sudah terdengar azan Subuh atau diyakini waktu Subuh telah masuk, maka wajib menghentikan makan dan minum. Karena itu, imsak lebih tepat dipahami sebagai alarm pengingat, bukan batas hukum.
Makna Spiritual Imsak
Di luar perdebatan fiqih, imsak memiliki pesan spiritual: melatih kesiapan dan kedisiplinan. Ia mengajarkan umat Islam untuk bersiap sebelum waktu ibadah tiba. Seperti halnya Ramadan yang mengajarkan pengendalian diri, imsak melatih kehati-hatian dalam menjalankan perintah agama.
Memasuki hari ke-8 Ramadan, memahami makna imsak membantu kita menjalani puasa dengan lebih tenang dan tidak panik saat waktu Subuh mendekat. Ramadan bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga belajar disiplin, tertib, dan memahami esensi syariat dengan bijak.
