Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
03/03/2026
POPULER

Hari ke-10 Ramadan: Peci, Dari Simbol Nasionalisme hingga Identitas Muslim Indonesia

rifamahmudah
  • Februari 28, 2026
  • 2 min read
Hari ke-10 Ramadan: Peci, Dari Simbol Nasionalisme hingga Identitas Muslim Indonesia

POPULER – Ramadan tak hanya identik dengan ibadah dan tradisi, tetapi juga dengan busana khas yang dikenakan umat Islam, salah satunya peci. Topi hitam berbentuk oval ini hampir selalu terlihat saat salat Tarawih, tadarus, hingga salat Idulfitri.

Namun, tahukah Anda bahwa peci bukan sekadar penutup kepala untuk ibadah? Di Indonesia, peci memiliki jejak sejarah panjang yang berkaitan dengan identitas kebangsaan.

Asal Usul Peci

Peci atau kopiah bukan berasal dari Arab secara langsung. Bentuk serupa penutup kepala telah dikenal di berbagai wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Di Indonesia, peci mulai populer pada masa pergerakan nasional awal abad ke-20. Saat itu, peci dipakai sebagai simbol perlawanan kultural terhadap kolonialisme Barat.

Tokoh bangsa seperti Soekarno kerap mengenakan peci hitam dalam berbagai kesempatan resmi. Sejak saat itu, peci tidak hanya identik dengan umat Islam, tetapi juga menjadi simbol nasionalisme Indonesia.

Peci dan Identitas Muslim Nusantara

Meski memiliki nilai kebangsaan, peci tetap erat dengan identitas Muslim Indonesia. Di berbagai daerah, termasuk Malang, peci menjadi pelengkap busana saat ke masjid.

Berbeda dengan Timur Tengah yang lebih mengenal sorban atau gutra, peci menjadi ciri khas Muslim Indonesia. Ini menunjukkan bahwa ekspresi keberagamaan bisa beragam sesuai budaya masing-masing wilayah.

Mengapa Peci Identik dengan Ramadan?

Selama Ramadan, penggunaan peci meningkat signifikan. Anak-anak hingga orang dewasa mengenakannya saat:
• Salat Tarawih
• Tadarus Al-Qur’an
• Kajian Ramadan
• Salat Idulfitri

Peci memberi kesan rapi dan sopan dalam beribadah. Secara simbolik, mengenakan peci juga menjadi bentuk penghormatan ketika menghadap Allah SWT dalam salat.

Dari Tradisi ke Gaya Modern

Kini, peci hadir dalam berbagai model dan bahan: dari beludru hitam klasik hingga desain bordir modern. Meski mengalami perkembangan gaya, maknanya tetap sama sebagai simbol kesederhanaan dan identitas.

Baca Juga:  Cara Memilih Aplikasi AI Yang Tepat Untuk Bisnis Anda

Bagi sebagian masyarakat, mengenakan peci saat Ramadan juga menjadi cara menanamkan kebiasaan beribadah kepada anak sejak dini.

Lebih dari Sekadar Penutup Kepala

Peci bukan hanya aksesori ibadah. Ia adalah simbol sejarah, identitas, dan perjalanan panjang Islam di Indonesia.

Di bulan Ramadan, ketika saf-saf masjid dipenuhi jamaah bersarung dan berpeci, terlihat jelas bagaimana tradisi dan nilai religius menyatu dalam harmoni khas Nusantara.

Memasuki hari ke-10 Ramadan, peci mengingatkan bahwa keberagamaan di Indonesia tumbuh bersama budaya dan sejarah bangsa.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *