Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
24/02/2026
POPULER

7 Tips Agar Tidak Lemas Saat Puasa, Tetap Bugar dan Produktif Seharian

rifamahmudah
  • Februari 24, 2026
  • 2 min read
7 Tips Agar Tidak Lemas Saat Puasa, Tetap Bugar dan Produktif Seharian

POPULER – Rasa lemas saat puasa kerap menjadi keluhan utama, terutama pada pekan pertama Ramadan ketika tubuh masih beradaptasi dengan perubahan pola makan dan tidur. Padahal, kondisi tersebut bisa dicegah dengan pengaturan pola konsumsi, istirahat, dan aktivitas yang tepat.

Berikut tujuh tips sederhana agar tubuh tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa:

  1. Cukupi Kebutuhan Cairan

Dehidrasi menjadi penyebab utama tubuh terasa lemas. Terapkan pola minum 2-4-2: dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Hindari minuman berkafein berlebihan karena dapat meningkatkan risiko kekurangan cairan.

  1. Konsumsi Karbohidrat Kompleks

Saat sahur, pilih sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, oatmeal, atau kentang. Jenis makanan ini dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga energi lebih stabil sepanjang hari.

  1. Perbanyak Protein dan Serat

Protein dari telur, ayam, ikan, atau kacang-kacangan membantu mempertahankan massa otot dan rasa kenyang lebih lama. Serat dari sayur dan buah juga penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat selama puasa.

  1. Batasi Makanan dan Minuman Manis Berlebihan

Berbuka dengan yang manis memang dianjurkan, namun konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat turun kembali, sehingga tubuh terasa lebih cepat lemas. Pilih pemanis alami seperti kurma atau buah segar.

  1. Tetap Lakukan Olahraga Ringan

Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak. Olahraga ringan seperti jalan kaki, stretching, atau yoga ringan dapat membantu menjaga stamina. Waktu terbaik berolahraga adalah menjelang berbuka atau setelah sahur.

  1. Jaga Pola Tidur

Kurangnya waktu tidur akibat sahur dan tarawih bisa memicu kelelahan. Upayakan tetap tidur cukup, sekitar 7–8 jam per hari, bisa dengan menambah waktu tidur siang singkat.

  1. Pertimbangkan Suplemen Jika Perlu
Baca Juga:  Dzulqo'dah Bulan Persiapan Menuju Haji Dan Makna Di Baliknya

Jika asupan makanan dirasa kurang optimal, suplemen seperti vitamin B kompleks, vitamin C, atau zat besi dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Namun, konsumsi suplemen sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Dengan pola makan seimbang, hidrasi cukup, serta manajemen aktivitas yang baik, puasa dapat dijalani tanpa rasa lemas berlebihan. Menjaga kebugaran selama Ramadan bukan hanya membantu produktivitas, tetapi juga mendukung kualitas ibadah agar tetap optimal.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *