NewDaftar / Login NetwriterDAFTAR
04/10/2022
POPDAILY

Ingin Jadi Penulis Besar? Ini Syarat agar Tulisanmu Lolos Penerbit Mayor!

  • Desember 28, 2020
  • 4 min read
Ingin Jadi Penulis Besar? Ini Syarat agar Tulisanmu Lolos Penerbit Mayor!

FEATURES, malangpost.idIni Syarat agar Tulisanmu Lolos Penerbit Mayor! Profesi penulis memang menjadi incaran cukup banyak kalangan. Pasalnya, selain membaca, menulis adalah kegiatan yang siapa saja bisa melakukan, terlepas dari bagaimana hasil tulisan tersebut. 

Namun, untuk mewujudkan impian tersebut tentunya tidak mudah. Banyak proses yang harus dilewati dan kegagalan yang mungkin terjadi. Salah satunya adalah untuk menerbitkan buku ke penerbit mayor. 

Sudah berkali mengajukan naskah, tetapi selalu gagal? Mungkin kamu belum menyiapkan seluruhnya. Nah berikut ini syarat agar tulisanmu diterima oleh penerbit mayor. 

Untuk Diterima oleh Penerbit Mayor, Naskah Kamu Harus Sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang Berlaku 

Setiap penerbit pasti memiliki kebijakan masing-masing. Misalnya seperti menerbitkan buku khusus untuk tema-tema pengembangan diri, materi pembelajaran sekolah, dan sebagainya. Ada juga penerbit yang bisa menerbitkan seluruh genre tulisan. 

Nah langkah pertama adalah pahami terlebih dahulu syarat pengiriman karya. Jika kamu mengirim naskahmu kepada penerbit yang salah, naskahmu sudah pasti ditolak. Dengan kata lain, tulisanmu tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan penerbit. 

Solusinya adalah pelajari terlebih dahulu syarat-syarat untuk mengirimkan naskah. Kamu bisa menemukan informasi ini pada halaman website resmi. Atau jika tidak tersedia, kamu bisa bertanya kepada narahubung yang tertera sebagai CS penerbit yang kamu tuju. 

Cobalah untuk Bertanya, Apa Kelebihan Naskahmu? 

Setiap tulisan pasti memiliki ciri khas sesuai dengan penulisnya. Jika kamu ingin menjadi penulis hebat, kamu harus punya ciri khas yang membedakanmu dengan penulis lainnya. Hal ini akan menjadi nilai tambah agar karyamu dikenal banyak orang dan bisa best seller. 

Jika sudah mulai membuat naskah, sebaiknya kamu analisis terlebih dahulu apa yang menjadi keunikan dari karyamu tersebut. Apa kelebihan karya itu yang tidak dimiliki karya serupa sebelumnya? Tentu dengan menganalisis hal tersebut kamu bisa menonjolkan keunikan dari naskahmu. 

Sementara itu, jika kamu belum memiliki naskah, sebaiknya analisis dirimu terlebih dahulu. Mulai dari pertanyaan, apa yang menjadi ciri khas dari setiap tulisanmu? Caranya sederhana, kamu bisa meminta orang lain untuk membaca tulisanmu. Kemudian minta mereka untuk menilai apa bedanya membaca karya milikmu dengan karya penulis lainnya. 

Dengan begitu, kamu bisa menghasilkan karya unik yang berpotensi untuk menjadi best seller. Dengan best seller ini, kamu pun bisa menjadi best author dengan terus memiliki karya yang sesui keunikan dirimu. 

Sebaiknya Mengirim Langsung kepada Penerbit Mayor yang Kamu Tuju 

Sebenarnya poin ini tidak wajib. Namun, akan lebih baik jika kamu mengirim naskah secara langsung kepada penerbit. Di sana kamu bisa berkomunikasi langsung tentang naskahmu. Entah itu sinopsis ataupun menceritakan keunikan karyamu. 

Jika tidak bisa mengirim secara langsung, kamu bisa mengirimnya secara daring melalui surel atau web resmi. Nah dalam posisi ini, kamu jangan membiarkan naskah yang sudah terkirim begitu saja. Melainkan berusahalah untuk mendapatkan contact person dengan tujuan mengomunikasikan naskahmu. 

Bekerja sama dengan Agen Naskah 

Cara lain yang bisa kamu lakukan selain menghubungi penerbit mayor adalah dengan bekerja sama dengan agen naskah. Jenis penerbitan ini biasa dikenal dengan self publishing. Alurnya adalah kamu mengajukan naskah kepada penerbit yang masih dalam tahap develop. 

Kemudian naskahmu akan direview. Jika memang sudah sesuai standar penulisan ataupun alur cerita menarik, naskah akan segera diterbitkan. Namun, dengan catatan, biaya penerbitan diberlakukan sesuai dengan ketentuan si agen naskah tersebut. 

Bergabung dengan Komunitas Kepenulisan Menjadi Pilihan yang Tepat 

Selain menilai naskahmu, penerbit mayor juga menilai siapa dirimu. Misalnya berdasarkan dokumen riwayat hidup yang kamu cantumkan. Hal ini berguna untuk meninjau apakah kamu termasuk penulis yang kompeten atau bukan. 

Ketika kamu bergabung dengan komunitas kepenulisan, kamu akan mendapatkan banyak teman penulis. Kamu pun juga pasti mendapat ilmu kepenulisan dari mereka. Dengan begitu, jika kamu mengenalkan naskahmu, potensi mereka untuk membeli akan lebih besar. 

Nah dalam posisi ini, penerbit mayor menilai kamu memiliki kemampuan untuk menjual naskahmu sendiri. Sebab, seluruh proses publishing akan sukses jika si penulis juga berperan dalam penjualan bukunya. 

Naskah yang baik bisa ditinjau dari internal maupun eksternal. Dengan memperhatikan sejumlah tips dan syarat tersebut, yakinlah bahwa naskahmu akan diterima. Jangan lupa untuk menonjolkan keunikan dirimu melalui naskah yang kamu tulis ya!