NewDaftar / Login NetwriterDAFTAR
30/09/2022
NEWSANTARA

Update Dampak Gempa di Kabupaten Malang, 3 Meninggal, Ratusan Rumah Rusak

  • April 11, 2021
  • 2 min read
Update Dampak Gempa di Kabupaten Malang, 3 Meninggal, Ratusan Rumah Rusak

KANJURUHAN, Malangpost.id – Laporan situasi yang disampaikan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang hingga pukul 21.00 wib menyebutkan, dampak gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Malang, 3 orang meninggal dan ratusan rumah rusak. Disamping itu banyak bangunan, sekolah dan fasum juga mengalami kerusakan. Getaran akibat gempa dirasakan hampir di semua wilayah, hingga membutuhkan penanganan kedaruratan.

Gempa yang terjadi selama 37 detik ini mengakibatkan korban terdampak sebanyak 344 kepala keluarga (kk) atau 1.720 jiwa dan 344 rumah.Menurut Sekretaris/Ka Maras Apriliyanto, SE MM, sampai saat ini belum ada laporan korban hilang ataupun warga yang mengungsi.

“Karena wilayah Kabupaten Malang yang sangat luas, hambatannya pada komunikasi,” ujarnya, Sabtu malam. PMI Kabupaten Malang dalam membantu korban telah bekerjasama dengan dan berkoordinasi dengan Pusdalops, BPBD dan melakukan asesment di semua wilayah Kabupaten Malang.

Disamping mengevakuasi korban meninggal dan cedera. Untuk mengatasi korban bencana, PMI Kabupaten Malang telah menurunkan 11 orang pengurus PMI, 15 staff markas dan relawan sebnyak 191 relawan yang terdiri atas 115 Stibat PMI dan 76 KSR PMI. Hingga pukul 21.00 korban meninggal 3 orang orang atas nama, Munadi (99 tahun) warga Dusun Sukodadi Desa Wirotaman Kecamatan Ampelgading, Imam, warga Sidorenggo dan Misni warga Dusun Krajan, Desa Tamansari Kecamatan Ampelgading. Bambang dan Subandi, keduanya warga Dusun Sukodadi Desa Wrotaman Kecamatan Ampelgading, mengalami luka berat.

Sedang rumah warga yang mengalami kerusakan berat sebayak 104 unit dan rusak berat 68 unit swdang yang rusak ringan sebanyak 172 unit dari 344 rumah.

Dampak lain dari gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Malang, Sabtu, 10 April 2021 tepat pukul 14.00 WIB dengan kekuatan 6,7 mm ini mengakibatkan listrik di sebagian Kecamatan Dampit, Tirtoyudo dan Ampelgading mengalami pemadaman.Hingga Sabtu malam warga terdampak membutuhkan tarpolin, arco,cangkul/sekop, alat kebersihan dan bahan makanan.