NewDaftar / Login NetwriterDAFTAR
06/10/2022
NEWSANTARA

Relaksasi Pajak kendaraan Bikin Penjualan Meningkat Drastis

  • April 25, 2021
  • 2 min read
Relaksasi Pajak kendaraan Bikin Penjualan Meningkat Drastis

TRENDING, malangpost.id- Sejak pandemi ini terjadi, perekonomian kian menurun hingga angka yang mengkhawatirkan. Berbagai sektor terpukul atas keadaan ini, tak terkecuali sektor otomotif yang pasarnya sangat bergantung pada pajak. Tak heran jika pemerintah sangat berperan aktif dalam keberlangsungan sektor otomotif ini.

Relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang berlaku sejak Maret 2021, membawa dampak yang luar biasa bagi industri otomotif negeri ini. Sejak pemerintah mengesahkan program tersebut, terjadi lonjakan penjualan atau wholesale (dari pabrik ke diler) mencapai 172 persen dibanding Februari 2021. Angka ini sangat fantastis mengingat penjualan selama pandemi jauh dibawah angka tersebut.

Angka pencapaian total pada bulan Maret 2021 mencapai lebih dari 85.000 unit, mendekati angka pencapaian normal yang berada pada angka sekitar 90.000 unit. Peningkatan yang signifikan ini merupakan awal yang luar biasa atas pulihnya ekosistem industri otomotif nasional yang sempat terpukul. Kebijakan PPnBM ini menggerakkan pasar dan mendorong tingginya permintaan dari masyarakat, sehingga diperlukan penyesuaian kepasitas produksi untuk memenuhinya. Namun, disisi lain upaya percepatan produksi harus tetap mematuhi persyaratan dan ketentuan protokol kesehatan yang berlaku. Oleh karena itu pabrik pun melakukan penyesuaian dalam melakukan produksi sehingga tak ayal terjadi perbedaan permintaan dan produksi.

kekurangan produksi kendaraan menjadi permasalahan yang terjadi di seluruh dunia. Terjadinya kondisi production shortage ini telah diantisipasi oleh para pelaku industri otomotif dan juga Kementerian Perindustrian. Gaikindo meyakini bahwa kondisi ini akan dapat segera diatasi oleh industri otomotif Indonesia.

Terlepas dari adanya kendala kelambatan untuk memenuhi pemesanan kendaraan pada jenis kendaraan tertentu dan dalam jumlah yang tidak terlalu besar, kebijakan relaksasi PPnBM kendaraan bermotor tetap menjadi pendorong luar biasa, yang secara efektif memicu pasar, dan meningkatkan permintaan secara signifikan. Hal tesebut dinilai telah menandai bangkitnya industri otomotif Indonesia.