NewDaftar / Login NetwriterDAFTAR
08/12/2022
KUPASEDU

Momentum Hardiknas Universitas Brawijaya, Diwarnai Aksi Diam

  • Mei 3, 2021
  • 3 min read
Momentum Hardiknas Universitas Brawijaya, Diwarnai Aksi Diam

KAMPUS. Malangpost.id – Aliansi Mahasiswa Brawijaya yang terdiri dari berbagai BEM fakultas yang ada, termasuk perwakilan dari UB Kediri, Senin (3/5) melakukan aksi diam. Demo berupa aksi simbolik dengan komplementasi mimbar bebas ini akhirnya ditiadakan semata – mata menjaga prokes, karena masih pandemi covid – 19.

Aksi diam yang digelar di lapangan rektorat ini akhirnya diterima Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani, M.S. Sekurang kurangnya 17 perwakilan mahasiswa diterima di Ruang Sidang Lantai 8.

Agma Ekanova Putra Supriyanto, penanggung jawab aksi menyatakan peringatan Hardiknas dijadikan momen melakukan pengkritisan pada kebijakan kampus.

“Ada beberapa yang kami sampaikan dalam tuntutan kami,” jelas Menteri Kebijakan Kampus Eksekutif Mahasiswa UB 2021 ini.
Tuntutan tidak hanya soal kebijakan misalnya soal UKT, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sampai soal kampus UB Kediri.

Tuntutan yang dirangkum ada 12 hal yang dituntut sebagai pernyataan sikap, antara lain:

  1. Menuntut birokrat kampus untuk dapat berkomitmen tidak melakukan intervensi atau pelarangan terhadap gerakan mahasiswa.
  2. Kembalikan hak mahasiswa dalam pemilihan dekan seperti yang diatur dalam Peraturan Rektor no.22 tahun 2014
  3. Adanya transparansi pengalokasian UKT selama pandemi.
  4. Memberikan jaminan distribusi kuota yang merata selama PJJ.
  5. Menuntut kebijakan yang berhati nurani terhadap UKT mahasiswa dan memberikan kelonggaran syarat untuk bantuan keuangan.
  6. Menuntut adanya kajian dan koordinasi dari pihak rektorat ke fakultas tentang prioritas jenis kegiatan dan daftar jurusan yang tidak efektif dalam PJJ.
  7. Menuntut rektorat terhadap kesiapan sarana dan prasarana serta evaluasi mekanisme PJJ.
  8. Menuntut adanya transparansi dan melibatkan mahasiswa secara penuh disetiap rangkaian Pildekan. Segera menyelesaikan proses yang menghambat pembangunan di UB Kediri. Meliputi : – Segera menyelesaikan proses pembukaan akses jalan besar, Segera menyelesaikan proses sertifikasi hibah tanah
  9. Memberikan transparansi berita acara terkait hibah tanah oleh Pemkot Kediri kepada PSDKU Universitas Brawijaya Kediri.  
  10. Memberikan fasilitas penunjang akademik yang layak bagi mahasiswa UB Kediri, yang terdiri dari : Gedung perkuliahan, Laboratorium, Perpustakaan
  11. Segera merealisasikan pembangunan gedung perkuliahan baru pada UB Kediri di tahun 2021 ini.

Menanggapi hal itu, Rektor UB Prof Nuhfil dalam pertemuan di ruang sidang lantai 8 menjawab satu persatu tuntutan mahasiswa. Bahkan WR 2 Prof Gugus juga dihadirkan dalam.pertemuan tersebut.

Tentang UB Kediri, Nuhfil mengakui, Kampus UB Kediri akan dibangun tahun ini. Bahkan sudah ada master plannya.

“Nanti akan tambah satu gedung lagi selain gedung yang dibangun Pemkot Kediri dengan penambahan-penambahan,” kata Nuhfil.

Menurutnya, karena lahannya hibah dari Pemkot Kediri, maka UB tidak bisa membangunnya. Untuk itu sekarang sudah ada 27 sertifikasi dan kurang tiga sertifikasi.

“UB Kediri ini prioritas saja. Tapi memang tidak bisa bim salabim,” jawab Nuhfil.

Diakuinya, semua prosedur telah diikuti, agar tidak ada masalah. Penganggaran gedung baru juga sudah disiapkan Rp 22 Miliar. 

Namun masih ada kendala soal harga tanah yang melonjak, sehingga dari UB berencana bertemu dengan walikota.

“Karena kampus berdiri di lahan pemkot, maka sertifikatnya adalah hak pakai,” terangnya.

Diakuinya, tahun lalu memang belum ada pembangunan namun tahun ini direncanakan membangun 17 gedung.
Soal biayanya menurut Nuhfil dari dana multiyears.

Menyinggung keterlibatan mahasiswa dalam.pildek maupun.pikrek, Nuhfil mengatakan akan dilibatkan

“Saya akan usulkan libatkan mahasiswa dalam pilrek. Mumpung ini sedang dibahas,” jawab Nuhfil.

Sedang tentang kuota PJJ yang tidak merata, rektor minta untuk melapor siapa yang belum dapat. Untuk PJJ, ia juga menyampaikan pada Wakil Rektor I agar membuat pembelajaran daring yang efektif agar dosen dan mahasiswa tidak jenuh.

Dalam kesempatan tersebut rektor juga menyinggung tentang beberapa pembangunan yang akan dilaksanakan tahun ini antara lain untuk melengkapi Vokasi, pembangunan kolam renang di UB Dieng, parkir bertingkat di FH dll.